Voice of Smansa 2021

Saat ini Corona menjadi pembicaraan yang hangat. Di belahan bumi manapun, Corona masih mendominasi ruang publik. Dalam waktu singkat saja, namanya menjadi trending topik, dibicarakan sana-sini dan diberitakan masif di media cetak maupun elektronik. Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh jenis Coronavirus yang baru ditemukan,  penyakit ini bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat, hingga kematian. Hal ini membuat Indonesia memberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan penyebaran virus ini. Semua sektor merasakan dampak Corona. Dunia pendidikan salah satunya. SMA N 1 Pekalongan melaksanakan sistem pembelajarannya secara daring (dalam jaringan) yakni sistem pembelajaran tanpa tatap muka secara langsung antara guru dan siswa. Dilihat dari kejadian sekitar yang terjadi, baik siswa maupun orang tua siswa yang tidak memiliki handphone untuk menunjang kegiatan pembelajaran daring ini merasa kebingungan. Lalu, permasalahan yang terjadi bukan hanya terdapat pada alat sistem pembelajaran saja akan tetapi, ketersediaan kuota internet yang membutuhkan biaya cukup tinggi bagi siswa dan guru guna memfasilitasi kebutuhan pembelajaran daring. Sehingga, pihak sekolah turut ikut serta dalam mecari solusi untuk mengantisipasi hal tersebut.

Untuk itu, pada Jumat, 29 Januari 2021, MPK SMA N 1 Pekalongan mengadakan acara Voice of Smansa yang dilaksanakan secara online menggunakan aplikasi Zoom. Acara ini merupakan wadah aspirasi warga SMA N 1 Pekalongan untuk didengar dan direalisasikan oleh pembina atau guru yang bersangkutan terhadap hal terkait,  supaya setiap hal yang dirasa kurang memadai di sekolah bisa segera diatasi.

Voice of Smansa berlangsung dari pukul 13.15 hingga 14.50 WIB dengan dihadiri oleh dua perwakilan masing-masing angkatan. Acara ini dimulai dengan pembukaan sekaligus sambutan dari Ibu Budi Hartati, M.Pd. selaku Kepala Sekolah SMA N 1 Pekalongan dan dilanjutkan presentasi tentang laporan kondisi sarana dan prasarana serta hal-hal yang terasa kurang selama Pembelajaran Jarak Jauh oleh perwakilan angkatan kelas X, XI, dan XII. Setiap presentasi akan ditanggapi oleh pembina Bapak Imam Subchan S.Pd.  mengenai hal yang dilaporkan.

Tidak hanya itu, siswa juga memberikan apresiasi tehadap Guru dan Staff Tata Usaha      SMA N 1 Pekalongan. Penghargaan Guru terpopuler jatuh kepada Ibu Syaikoh Thalib, S.Pd.I. Sementara itu, Ibu Indah Supratiyaningsih, S.Pd. terpilih menjadi Staff Tata Usaha terfavorit tahun ini.

Penghargaan tersebut didasari oleh voting yang telah diambil dari seluruh siswa pada angket online, dimana di dalamnya juga terdapat form untuk memberikan aspirasi dan beberapa pertanyaan yang perlu dijawab sebagai data yang akan direkap dan dipresentasikan pada acara Voice of Smansa.

Instagram doc:

https://www.instagram.com/stories/highlights/17870359691272815/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *